Dalam berinvestasi ada mereka yang berhasil tetapi ada juga yang gagal. Ada orang yang berhasil mendapatkan banyak keuntungan dan adapula yang rugi, ada yang sukses pada suatu waktu tetapi gagal diwaktu lainnya, adapula mereka yang sukses dalam jangka panjang. Apapun yang terjadi, semua itu tidak ada hubungannya dengan ‘keberuntungan’. Dan mereka yang sukses dalam berinvestasi tidak mendapatkannya secara kebetulan.
Yang membedakan keberhasilan mereka adalah pengetahuan mereka tentang aturan-aturan dasar investasi dtingkatan tetap menjalankannya dengan disiplin dan konsisten, bekerja keras, dan terus belajar dengan sungguh-sungguh.
Salah satu aturan dasar dalam melakukan investasi adalah menyesuaikan investasi dengan kepribadian dan kebutuhan Anda. Suatu hal yang mungkin kelihatannya sangat sederhana, tapi banyak orang yang salah menerapkannya. Ini adalah suatu kunci keberhasilan investasi, dimana tidak ada orang yang dapat bertahan lama menjadi seorang investor yang sukses tanpa hal ini. Read the rest of this entry »

PERBEDAAN MENABUNG DAN BERINVESTASI

Banyak di antara kita, yang menyadari pentingnya menabung. Tapi, tidakbanyakyang mengetahui tujuan menabung. Bahkan, parahnya lagi, masih ada yang belum bisa membedakan pengertian menabung dengan berinvestasi.
Hal mendasar yang membedakan menabung dengan berinvestasi adalah adanya ketidakjelasan dalam hal :
* Tujuan atau kebutuhan secara spesifik, misalnya untuk pendidikan anak,
memiliki rumah, atau persiapan pensiun
* Seberapa besar dana yang akan dibutuhkan untuk tujuan dimaksud
* Kapan kebutuhan itu diperlukan dan jangka waktu (berapa lama) untuk
mencapai waktu tersebut
* Pilihan/alternatif investasi yang tersedia untuk mencapai tujuan tersebut
* Strategi mencapai tujuan tersebut.
Read the rest of this entry »

makalah inflasi

Posted: June 25, 2010 in Mata kuliah

isi makaLah

June 25, 2010Author: Deni | Filed under: Berita

Krisis ekonomi yang sering terjadi ditengarai adalah ulah sistem ekonomi konvensional, yang mengedepankan sistem bunga sebagai instrumen provitnya. Berbeda dengan apa yang ditawarkan sistem ekonomi syariah, dengan instrumen provitnya, yaitu sistem bagi hasil[4]. Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi syariah bukan pula berada ditengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrim[1], ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh di transaksikan[5]. Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. Read the rest of this entry »

Hello world!

Posted: May 17, 2010 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!